Sebelum ke Gedung Kura-kura, Agung mengajak wartawan mengunjungi ruang pers baru yang berlokasi di Gedung Nusantara I. Pantauan detikcom, Kamis (17/7/2008), Gedung Utama DPR memang tampak lebih kinclong.
Selain karpetnya baru, langit-langit Gedung Kura-kura juga mendapatkan polesan cat baru warna abu-abu muda. Sementara atap Gedung Kura-kura juga dicat baru dengan warna seperti semula, hijau. Agung pun mengamati seisi ruang utama tersebut. Sesekali dia mendapatkan penjelasan soal kekuatan bangunan tua ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah puas mengamati kondisi dalam gedung, Agung keluar untuk melihat Gedung Kura-kura dari luar. "Nanti kalau kena hujan warnanya jadi lebih bersih," ujar Sekjen Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Nining Indra Shaleh menjelaskan kepada Agung Laksono.
Sayangnya, Wakil Ketua BURT DPR Nizar Dahlan enggan menjelaskan berapa biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi gedung yang hanya dipakai setahun sekali ini. "Wah saya nggak tahu," elak Nizar.
Senada dengan Nizar, Agung juga mengaku tidak tahu berapa dana yang dihabiskan untuk mempercantik gedung tua ini.
Sebelumnya, BURT sempat mendapat sorotan akibat menganggarkan biaya karpet baru gedung ini yang ditaksir menghabiskan dana sekitar Rp 3 miliar lebih. Namun berita tersebut dibantah. BURT hanya menganggarkan uang kurang lebih Rp 2 miliar. (anw/fay)











































