Tas dan dokumen milik Heri dibuang di jalan kecil di samping Apartemen Margonda Residence. Polisi pun segera mencari barang-barang tersebut. Untuk mencapainya, polisi harus memancat tembok pembatas apartemen dengan perumahan penduduk.
Namun, setelah dicari lebih kurang 10 menit, barang-barang itu tidak juga ditemukan. Polisi pun mencoba bertanya dengan penduduk yang tinggal di sekitar apartemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh ada, ada tas saya nemuin dan kertas," jawab ibu itu. Si ibu kemudian masuk ke rumahnya untuk mengambil tas dan dokumen dan diserahkan kepada polisi.
Polisi kemudian menanyakan di mana besi yang digunakan Ryan untuk memukul Heri. "Kamu buang di mana besinya?" tanya polisi pada Ryan.
"Di situ juga Pak," jawab Ryan sambil tertunduk.
Petugas kemudian mencari lagi, namun tidak menemukan. Ryan kemudian mengatakan, potongan linggis yang digunakan untuk menghabisi Heri itu dibuangnya di tempat sampah di lantai tiga di apartemen itu.
Saat ini, polisi tengah menggeledah apartemen sewaan Ryan di lantai tiga nomor 308 H. Petugas masih mengumpulkan bukti-bukti terkait pembunuhan sadis di Ragunan, Jakarta Selatan. (ken/iy)











































