Berikut sejumlah fakta kunci mengenai Anwar seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (17/7/2008).
* Masa-masa awal karir:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Karir politiknya melesat bak meteor semasa pemerintahan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad. Mahathir mengundang Anwar bergabung ke partai berkuasa, United Malays National Organisation (UMNO) pada tahun 1982.
- Anwar menjadi Wakil PM sejak 1993-1998 dan Menteri Keuangan sejak 1991-1998. Namun orang yang sempat disebut-sebut sebagai pengganti Mahathir itu mengalami perpecahan dengan mentornya itu.
* Kejatuhan Anwar:
- Ketegangan antara Mahathir dan Anwar memanas pada tahun 1998. Saat itu Anwar gencar berkampanye menentang korupsi dan nepotisme yang menurutnya telah mendarah daging di elit politik dan bisnis Malaysia.
- Mahathir memecat Anwar pada September 1998 ketika ketegangan antara keduanya kian meningkat. Mahathir menyebut Anwar tidak cocok menjadi pemimpin. Anwar kemudian ditangkap pada bulan yang sama setelah memimpin aksi demo anti pemerintah yang diikuti sekitar 30 ribu orang di Kuala Lumpur. Anwar dikenai tuduhan sodomi dan korupsi.
* Masa-masa Dipenjara:
- Anwar divonis penjara 6 tahun pada April 1999 atas penyalahgunaan kekuasaan. Kemudian pada Agustus 2000, Anwar divonis 9 tahun penjara atas dakwaan sodomi.
- Anwar bebas dari penjara pada September 2004 setelah Pengadilan Federal menghapuskan dakwaan sodomi. Namun dia masih dilarang terjun ke politik hingga April 2008.
- Partai Keadilan Rakyat pimpinan Anwar dan sekutu-sekutunya mencatat sejarah pada pemilihan umum Maret 2008 dengan memenangi 5 dari 13 pemerintahan negara bagian.
* Tuduhan Baru
- Hanya 3 bulah setelah diizinkan terjun kembali ke politik, Anwar kembali dihadapkan pada tuduhan sodomi, 29 Juni lalu. Anwar sempat meminta suaka ke kedutaan Turki dan mengklaim nyawanya terancam.
- Tuduhan sodomi kali ini datang dari seorang pemuda berusia 23 tahun yang merupakan bekas relawan di partainya. Di Malaysia, sodomi merupakan kasus yang bisa dijatuhi vonis penjara maksimum 20 tahun.
- Tuduhan itu muncul di saat Anwar memulai upayanya untuk merebut kekuasaan. Menurut Anwar, tuduhan sodomi merupakan permainan politik yang dimaksudkan untuk menjatuhkan oposisi.
(ita/iy)










































