"Setahu saya izin operasi taksi di Jakarta sudah banyak. Kalau ditambah lagi, nanti bisa bikin tambah macet," kata Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Nurmansjah Lubis kepada detikcom, Kamis (17/7/2008).
Nurmansjah mengaku, hingga saat ini pihaknya belum pernah membahas perizinan taksi Alphard yang akan diluncurkan oleh Express Group itu. "Kita juga belum dapat laporan apapun dari Dinas Perhubungan," ujarnya.
Kabar yang beredar di milis-milis, taksi mewah yang diberi nama Tiara Express itu akan dirilis pada 18 Juli di Balaikota DKI Jakarta. Namun kabar itu dibantah oleh CEO Express Group karena saat ini semua hal terkait taksi termasuk perizinannya masih dalam proses.
Tarif buka pintu (flag fall) Tiara Express hampir dua kali lipat taksi biasa yakni Rp 10 ribu. Selanjutnya, pelanggan akan dikenai tarif Rp 5 ribu per km. Sementara waktu menunggu per jam Rp 50 ribu.
Tidak ada minimum payment dan biaya pembatalan. Taksi mewah ini juga akan dilengkapi Global Positioning System (GPS), LCD dan koneksi internet. (ken/iy)











































