Hendarman: Saya Bukan Deddy Corbuzier Atau Mama Lauren

Hendarman: Saya Bukan Deddy Corbuzier Atau Mama Lauren

- detikNews
Kamis, 17 Jul 2008 13:41 WIB
Hendarman: Saya Bukan Deddy Corbuzier Atau Mama Lauren
Jakarta - Tertangkapnya Jaksa Urip Tri Gunawan oleh KPK dalam kasus gratifikasi langsung berimbas pada kepemimpinan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Dikisahkan Hendarman, saat-saat itu menjadi catatan pengalaman penting dalam karirnya.

"Setelah ada jaksa nerima duit Rp 6 miliar itu, habis saya," kata Hendarman di hadapan 250 orang anggota Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) dalam acara silaturahmi di Gedung Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2008).

Siaran TV terus menerus menayangkan aib Kejagung itu. Hendarman mengaku sampai-sampai serasa dipaksa tiarap olehnya. "Terus-menerus 3 sampai 4 bulan diputar di TV. Pagi siang dan malam, saya dengar TV itu. Itu sudah tutup! Matiin (TV-nya)," perintah Hendarman pada anaknya.

Tekanan demi tekanan untuk mundur diterima Hendarman dari berbagai pihak. Walaupun bukan merasa bagian dari aksi Jaksa Urip, sebagai pimpinan Kejagung, Hendarman merasa bersalah. Bahkan, kalau bisa memutar waktu, Hendarman mengatakan tidak mau menangani BLBI yang membuat Kejagung selalu jadi sorotan.

"Tapi kan saya tidak bisa meramal, saya ini bukan Deddy Corbuzier, atau Mama Lauren. Kalau saya bisa meramal, nggak mau saya (menangani BLBI)," katanya.

Rasa bertanggung jawab itulah yang kemudian membuat Hendarman menyatakan keikhlasannya untuk mundur pada Menko Polhukam Widodo AS. Namun Menko Polhukam tidak merestuinya dan justru mendukungnya maju terus sebagai jaksa agung. "Namun beliau mengatakan lanjutin saja, tapi agak tegas," curhat Hendarman.

Malam hari, Hendarman kembali diliputi ketegangan saat RI-1 alias Presiden SBY memanggilnya. "Haduh! Ada apa ya? Apa saya disuruh mundur?" pikirnya saat itu.

Usai bertemu Presiden SBY, langkah kaki Hendarman lebih ringan. Paslanya alih-alih memintanya untuk mundur, Presiden SBY justru memintanya tegar menghadapi seluruh permasalahan yang ada. "Hei Pak Hendarman ke sini. Kamu yang tegar ya menghadapi ini semua," pesan SBY seperti yang ditirukan Hendarman

Dukungan dari presiden telah membuat Hendarman bertahan pada posisinya hingga saat ini. Bagi Hendarman, dukungan itu adalah modal untuk terus memimpin institusi yang membesarkannya tersebut. (gah/iy)


Berita Terkait