"Sampai sekarang belum ada angin, belum ada masyarakat, partai yang mau mencalonkan saya sebagai capres. Lucu kalau saya menawarkan diri. Jadi saya pasif saja," kata Amien Rais kepada wartawan di sela-sela Diskusi Publik 'Buka-bukaan soal impor Minyak Pertamina' di Hotel Nikko, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2008).
Bila nanti Amien maju sebagai capres, dirinya berjanji akan menyampaikan ke publik. "Kalau saya sudah berketetapan hati, nanti saya konferensi pers," ujar mantan Ketua MPR itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya bagaimana bila ada parpol yang akan mengusungnya, Amien akan melihat kembali kemungkinannya. "Apakah 50:50 kansnya, apakah kira-kira menang. Kalau kalah, ngapain? Buang energi, buang uang, buang waktu, makanya saya rasional. Saya gak ambil langkah apa pun, cuma jual ide-ide tentang kebangsaan, dan lain-lain," ujar Amien.
Amien akan terus melihat perkembangan politik. "Lihat saja nanti seperti apa. Gak ada sesuatu yang saya targetkan. Saya lakukan obligasi, cari solusi. Sudah saya tulis di buku Selamatkan Indonesia. Kalau idenya didukung politisi, mahasiswa, baru saya akan bersungguh-sungguh, apa benar saya dibutuhkan," tegas dia. (lih/asy)











































