Mereka, para peneliti menemukan fakta, bahwa kondisi lubang-lubang di planet keempat Tata Surya tersebut pernah menjadi danau, sungai, dan segala macam kumpulan air yang bisa menunjung kehidupan.
"Ini sungguh menakjubkan karena kita menemukan berlusin-lusin situs di mana misi ruang angkasa ke depan bisa mendarat untuk mengerti bahwa di Mars pernah jadi tempat yang memungkinkan untuk hidup dan untuk mencari tanda-tanda kehidupan masa lalu," kata John Mustard peneliti dari Brown University seperti dilansir Reuters, Kamis (17/7/2008).
Mustard menduga kuat temuan itu adalah pertanda bahwa di planet tetangga kita tersebut, pernah ada kehidupan.
"Tanda-tanda ini sangat kuat, air tersebut tidak panas seperti kawah, itu tidak membahayakan, kekayaan air untuk periode waktu yang lama," tandas Mustard.
Mustard bersama timnya menggunakan Compact Reconnaissance Imaging Spectrometer for Mars (CRISM) dan instrumen lainnya pada Orbit Pengintaian NASA di Mars untuk melihat warna yang dipantulkan sinar matahari. Ini menolong untuk mengindentifikasi material apa yang terdapat planet tersebut.
(ndr/)











































