Xanana Puas dengan Penyesalan RI atas Pelanggaran HAM

Xanana Puas dengan Penyesalan RI atas Pelanggaran HAM

- detikNews
Rabu, 16 Jul 2008 16:35 WIB
Xanana Puas dengan Penyesalan RI atas Pelanggaran HAM
Dili - Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao puas dengan ungkapan penyesalan pemerintah Indonesia atas pelanggaran HAM di Timor Leste semasa referendum Dili tahun 1999 silam. Dikatakan Xanana, sekarang ini waktu untuk melangkah maju.

"Saya puas," kata Xanana dalam wawancara dengan kantor berita Reuters, Rabu (16/7/2008).

"Ketika kami mengawali proses ini, kami datang dengan komitmen, komitmen untuk berubah, komitmen untuk bekerja sama, komitmen untuk melihat ke depan," imbuh Xanana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang di negara kami, daripada menangis tiap hari, kami harus membuat kebijakan," cetusnya. "Ini proses yang kompleks. Kadang-kadang dalam hidup kita harus melihat ke prioritas. Prioritas saat ini adalah standar hidup rakyat kami yang lebih baik," tandas pemimpin negara bekas kedaulatan RI itu.

Menurut Xanana, kasus pelanggaran HAM tersebut kini telah ditutup. "Bagi kami, ini telah ditutup," tandasnya.

Xanana dan Presiden Timor Leste bertemu dengan Presiden SBY di Bali pada 15 Juli kemarin dalam rangka mendengarkan laporan dari anggota Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) RI-Timor Leste.

Laporan KKP itu dinilai Presiden SBY sebagai proses penyembuhan luka lama yang diderita kedua belah pihak. SBY berharap, Indonesia dan Timor Leste tidak mengulangi kesalahan di masa lalu.Dalam pertemuan itu, kedua kedua belah pihak menyatakan penyesalan dengan terjadinya pelanggaran HAM saat itu. (ita/iy)


Berita Terkait