"Itu masalah pribadi. Tapi yang paling penting masalah turunnya dia dari jabatannya itu (karena dugaan korupsi di Setneg) yang merusak citra dia. Tapi orang kan bisa berusaha," ujar ujar pengamat politik dari UI Prof Maswadi Rauf kepada detikcom, Rabu (16/7/2008).
Menurut Maswadi, nama Yusril cukup populer di kancah perpolitikan Indonesia. Namun, Yusril belum cukup kuat untuk maju ke kursi RI-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maswadi menuturkan, Yusril bahkan kalah pamor bila dibandingkan tiga besar tokoh nasional yakni SBY, Megawati dan Sri Sultan. "Tapi dibanding tokoh lain seperti Sutiyoso dia lebih unggul karena didukung oleh parpol yang sudah jelas. Ya Yusril kelas menengahlah," tandas Maswadi. (nik/iy)











































