Masalah ini baru terungkap kemarin saat Menteri Kehutanan PNG Belden Namah dan Menteri Keamanan Dalam Negeri PNG Andrew Kumbakor melakukan kunjungan ke pos perbatasan hari Minggu (13/7/2008). Keduanya melihat ada bukti-bukti insiden yang dilakukan TNI di perbatasan Wutung di Vanimo, Provinsi Sandaun, PNG.
Pihak oposisi PNG mendesak agar pemerintah PNG segera melakukan tindakan menyikapi masalah ini. "Insiden di perbatasan ini merupakan pelanggaran diplomatik," ujar Wakil Pemimpin oposisi Bart Philemon dalam rapat dengan PM PNG seperti ditulis dalam Pasific Magazine, Selasa (15/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan, seorang tentara PNG mengatakan tentara Indonesia mencoreti monumen perbatasan PNG di Wutung dengan simbol Batalion 408.
Hingga kini belum ada keterangan dari pihak pemerintah Indonesia maupun Kedubes RI terkait insiden ini.
(rdf/ken)











































