mengakui adanya aliran dana rekanan pengadaan kapal patroli kepadanya.
"Tidak ada itu. Ya saya memang pernah melakukan komunikasi (dengan rekanan) soal kapal patroli," kata Djoni usai diperiksa di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (15/7/2008).
Dia juga menyanggah bila anggaran kapal patroli diberi tanda bintang, yang artinya bukan anggaran prioritas. "Tidak ada, itu anggaran prioritas," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sebagai saksi. Dan tadi hanya ngobrol-ngobrol saja dengan penyidik soal kapal patroli," tandasnya.
Nah, saat dimintai nomor handphone, Djoni enggan memberikan karena telepon
genggamnya diamankan penyidik.
"Handphone sama penyidik, tadi disimpan di loker," jelasnya.
Djoni lantas beranjak meninggalkan KPK dengan menggunakan mobil berwarna merah bernopol B 1668 QZ. (ndr/ken)










































