"Kita tidak khawatir. Sama sekali tidak. Klien saya sudah siap berhadapan dengan apapun yang polisi lakukan. Dia akan berjuang di pengadilan," ujar pengacara Anwar Ibrahim, Sankara Nair, seperti dilansir Reuters, Selasa (15/7/2008).
Nair menambahkan, sikap Anwar ini untuk menghindari penahanan paksa yang bisa meningkatkan tensi politik dan membuat takut investor asing.
Sebelumnya Anwar menolak memberikan keterangan di kepolisian. Penolakan Anwar ini membuat polisi Malaysia memburunya.
Menurut Nair, saat Anwar setuju untuk memberikan keterangan secara sukarela, polisi tetap memburu dan hendak menahan kliennya. Niat polisi itu membuat Anwar marah.
"Saya tegaskan, saya tak akan membiarkan dia ditahan jika polisi memprosesnya," ujar Nair.
Anwar direncanakan akan menggelar konferensi pers. Tuduhan sodomi terhadap Anwar dinilai bernuansa politik, untuk menjegal Anwar dan oposisi mencapai puncak kekuasaan.
Tuduhan sodomi ini mengurangi popularitas Perdana Menteri Ablullah Ahmad Badawi. Badawi sedang ditekan mundur setelah koalisi Barisan Nasional guncang, dan kalah dengan oposisi dalam Pemilu pada Maret 2008 lalu. (nwk/fay)











































