Yusril Capres Tergantung Pemilu

Ahmad Sumargono:

Yusril Capres Tergantung Pemilu

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2008 17:37 WIB
Yusril Capres Tergantung Pemilu
Jakarta - Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Ahmad Sumargono berpandangan berbeda soal pencalonan Ketua Majelis Syura PBB Yusril Ihza Mahendra sebagai presiden. Sumargono mengatakan, pencalonan mantan Mensesneg itu tergantung hasil Pemilu nanti.

"Tergantung hasil Pemilu. Kalau (hasil) Pemilunya nggak pas, susah juga," kata Sumargono atau biasa disingkat Gogon, ditemui di sela-sela Mukernas IV PBB di Hotel Grand Cempaka, Jl Suprapto, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2008).

Menurut Ketua DPW PBB DKI Jakarta itu, Yusril akan jadi capres jika perolehan suara PBB signifikan. Agak berseloroj, Gogon menyatakan, jika suara PBB mencapai 20-an persen, maka Yusril akan digadang-gadang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau suara PBB tidak cukup signifikan ? "Koalisi, kalau ditawarkan sama yang lain," kata Gogon.

Dengan koalisi, terbuka juga kemungkinan Yusril hanya akan diplot sebagai calon Wakil Presiden. Namun, jika suara PBB sangat signifikan, taruhlah sampai 30-an persen, maka PBB tak perlu berkoalisi.

"Kalau kita tidak signifikan, tergantung yang ngajak. Kalau signifikan bisa dua-duanya dari PBB. Misal kita dapat 40 persen, maka ngapain koalisi? Capres dari PBB dan cawapres dari PBB," lanjutnya.

Lalu, partai apakah yang kira-kira akan diajak PBB berkoalisi? "Kecenderungannya platform yang sama seperti di NTB. Kalau yang bertentangan, nanti susah kita, ideologinya beda," jelasnya.

Tapi, seperti yang terjadi dalam Pilkada Sumatera Barat, PBB bisa saja berkoalisi dengan partai sekuler seperti PDIP. "Ya, namanya politik bisa juga kalau terpaksa," kata Gogon tergelak. (aba/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads