"Bisa mengurangi, bisa saja malah bertambah kuat Golkar. Karena Prabowo itu dihitung sebagai salah satu faksi," ujar pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Indra J Piliang di Kantornya, Jl Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2008).
Namun, kata Indra jika dilihat dari segi positifnya, berpalingnya Prabowo akan membuat solidaritas Golkar akan semakin terbentuk. Dengan hengkangnya faksi Prabowo itu, kalangan internal Golkar lebih mudah meyelesaikan perbedaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana dampak kehadiran Prabowo di partainya yang baru, Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)? Indra mengatakan, Gerindra sangat diuntungkan dengan bergabungnya mantan Danjen Koppassus itu.
Sebagai partai baru, Gerindra memerlukan tokoh atau figur yang menjadi ikon bagi partai. Dan untuk itu, Prabowo-lah jawabannya.
"Saya kira dengan masuknya Prabowo akan semakin bagus. Figur Prabowo bisa diusung sebagai figur pemersatu. Tapi apakah Gerindra akan bisa bekerja lebih luas, tunggu dulu," pungkas Indra. (irw/iy)











































