Dokter Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Setiabudi

Dokter Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Setiabudi

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2008 13:11 WIB
Jakarta - Seorang pria ditemukan tewas di kamar kosnya di  Setiabudi, Jakarta Selatan. Di perutnya terlihat 8 goresan seperti bekas kerokan. Ia disebut-sebut seorang dokter.

Pantauan detikcom di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Karet Pedurenan nomor 240, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2008), pria itu botak dengan tinggi sekitar 165 centimeter.

Pria itu tampak mengenakan kaos oblong warna putih dengan celana training pendek warna biru. Ada sekitar 8 goresan seperti bekas kerokan silang sengkarut di perutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut KTP-nya, pria itu bernama Johar Wahyu Adi, kelahiran tahun 1960. Alamatnya tertera Perum Griyashanta Blok BI/1, Mojolangu, Malang.

Menurut penjaga kos, yang pertama kali menemukan jenazah Johar, Rohani (29), almarhum merupakan dokter yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang.

Rohani juga mengatakan, Johar di Jakarta menjadi konsultan di Depdiknas. Rohani curiga saat pukul 11.00 WIB, Johar belum juga keluar kamar.

Kecurigaan itu diperkuat karena lampu dan suara televisi menyala di siang hari bolong.

"Nah pas saya coba buka, kok nggak terkunci pintunya. Pas buka, saya mendapati dia tidur telentang. Langsung saya lapor ke polisi," kata dia.

Rohani langsung menelepon istri Johar di Malang.
"Saya telepon istri memberi tahu, Pak Johar tidak mempunyai riwayat sakit yang parah seperti jantung," kisah Rohani.

Johar yang mengontrak kos sejak tahun 2005 itu, imbuhnya, baru saja kembali ke Jakarta, Senin 15 Juli 208 kemarin, sekitar pukul 17.30 WIB.

Sementara penyidik dari Polsek Setiabudi mengatakan dugaan Johar meninggal karena sakit.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kemungkinan sakit. Dibawa ke RSCM dulu untuk diotopsi," ujar salah satu penyidik yang enggan disebutkan namanya. (nwk/iy)


Berita Terkait