"Saat korban jatuh, ada yang lihat. Ada orang yang lari," kata Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Rochimat kepada detikcom, Selasa (15/7/2008).
Rochimat mengatakan, identitas pria yang lari tersebut belum diketahui. Pisau yang ditemukan di TKP memang pisau untuk membunuh Rahmat. "Saksi yang melihat dari jarak jauh. Masih dalam pelacakan," ujarnya.
Menurut Rochimat, pria yang lari setelah Rochimat terjatuh bukanlah mahasiswa. "Karena itu hari minggu. Lagi sepi. Tukang ojek yang lihat di depan Fakultas Hukum nggak kenal itu Rahmat apa bukan. Kita lagi usaha melacaknya," tegasnya.
Rahmat Hidayat ditemukan tewas berlumuran darah di depan Gedung Fakultas Hukum Universitas Indonesia di Depok pada Minggu, 13 Juli 2008, sekitar pukul 20.00 WIB. Di sekitar Rahmat, ditemukan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
(gus/gus)











































