Sebut Wiranto dalam Laporan KKP, Bentuk Black Campaign

Sebut Wiranto dalam Laporan KKP, Bentuk Black Campaign

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2008 09:53 WIB
Sebut Wiranto dalam Laporan KKP, Bentuk Black Campaign
Jakarta - Nama Jenderal Wiranto terseret dalam bocoran laporan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia-Timor Timur. Penyebutan nama itu dinilai hanya untuk menjegal Wiranto di ajang Pilpres 2009.

"Nggak, itu urusan sudah selesai. Eurico Guterres (mantan Wakil Panglima Pasukan Pejuang Integrasi (PPI) Timor Timur sudah bebas. Bagaimana itu bertanggungjawab? Itu mau menjegal Wiranto. Namanya black campaign," ujar Ketua DPP Hanura bidang Hukum Elza Syarief kepada detikcom, Selasa (15/7/2007). Namun Elza tidak tahu siapa yang melakukan black campaign itu.

Menurut Elza, dalam kasus rusuh Timor Leste pada 1999 lalu tidak ada pelanggaran HAM. "Itu kan karena kesalahan referendum, belum waktunya diumumkan, diumumkan. Kalau Wiranto terlibat maka sejumlah tokoh juga terlibat seperti Pak Habibie dan Pak SBY," beber pengacara sejumlah artis ini.

Elza menegaskan, partainya sudah siap terhadap hasil yang akan disampaikan KKP kepada SBY dan Presiden Timor Leste Ramos Horta hari ini di Bali. Hanura tetap mengusung Wiranto dalam Pilpres 2009.

"Dari dulu kita sudah siap. Makin besar Partai Hanura, makin getol saja mereka menggencet Pak Wiranto," tandas perempuan berkacamata ini. (nik/iy)


Berita Terkait