Presiden Sudan Dituding Melakukan Genocide

Presiden Sudan Dituding Melakukan Genocide

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2008 01:11 WIB
Presiden Sudan Dituding Melakukan Genocide
Jakarta - Presiden Sudan Umar Hassan al-Bashir dituntut sebagai otak upaya genocide di Darfur dalam Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Bashir dituduh bertanggung jawab atas kematian 35.000 orang dan menyiksa 2,5 juta pengungsi.

Jaksa penuntut ICC Luis Moreno-Ocampo meminta pengadilan mengeluarkan surat penangkapan Umar Hassan al-Bashir, pucuk pimpinan yang diincar pengadilan sejak tahun 2002. Bashir juga menjadi kepala negara yang menghadapi tuntutan pengadilan ICC setelah Charles Taylor dari Liberia dan Slobodan Milosevic dari Yugoslavia.

Moreno-Ocampo mengatakan pasukan bersenjata Sudan dan sipil bersenjata yang didukung Bashir membunuh sampai 35.000 orang, sementara 2,5 juta pengungsi menjadi objek kampanye 'perkosaan, kelaparan, dan ketakukan' di kamp pengungsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keputusan untuk memulai genocide diambil Bashir secara pribadi," kata Moreno seperti dilansir Reuters, Senin (14/7/2008).

"Bashir melakukan genocide tanpa kamar gas, tanpa peluru, tanpa golok. Ini adalah genocide dengan ketakutan," lanjutnya.

Berita ini telah menyulut protes rakyat Sudan. Ribuan demonstran menggelar pawai di Khartoum menolak sidang ICC. Organisasi asing dan Kedubes AS memperketat penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara lusinan orang berdemo di depan keubes Inggris dan PBB setelah mendengar kabar tentang ICC.
(gah/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads