"Kemungkinan ada pihak-pihak yang tidak setuju Rahmat menolong anak-anak jalanan. Mereka kesal karena tidak bisa mengeksploitasi anak lagi," ujar Merlyn Sopjan, rekan Rahmat di kontes adu jantan 'Be A Man', saat dihubungi detikcom, Senin (14/7/2008).
Merlyn juga menjelaskan walau Rahmat seorang waria, namun Rahmat tidak menjajakan dirinya dan tidak gemar keluar malam. Rahmat juga tidak bercerita jika ia memiliki musuh.
"Dia tidak punya musuh, apalagi sampai yang dendam," jelas Manajer Kasus HIV/AIDA RS Syaiful Anwar (RSSA) Malang ini.
Rahmat Hidayat yang tewas berlumuran darah ditemukan di depan Gedung Fakultas Hukum Universitas Indonesia di Depok pada Minggu, 13 Juli 2008, sekitar pukul 20.00 WIB. Di sekitar Rahmat, ditemukan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban. (rdf/nwk)











































