Menurut salah seorang rekannya di Dilts Foundation, Ema Hermana, Rahmat sudah 7 tahun tinggal di kantor LSM yang terletak di Jl Swadaya I Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2008).
Dilts Foundation, adalah LSM tempat Rahmat bekerja. Rahmat yang dulunya anak jalanan itu diasuh Dilts sejak SMP sampai lulus SMA. Dia pun akhirnya menjadi salah satu aktivis LSM yang mengurus anak-anak jalanan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ema, pada Minggu 13 Juli, Rahmat pamit main ke rumah kawannya di Depok sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar pukul 19.00 WIB, seorang kakak asuhnya, Bayu, menelepon Rahmat. Saat itu, Rahmat mengatakan dia masih berada di Depok Town Square bersama temannya semasa sekolah.
"Pukul 21.00 WIB, ditelepon lagi, tapi nggak diangkat. Setengah jam kemudian ditelepon, ee yang angkat polisi yang mengabarkan kejadian itu," tutur Ema.
Rahmat Hidayat yang tewas berlumuran darah ditemukan di depan Gedung Fakultas Hukum Universitas Indonesia di Depok pada Minggu, 13 Juli 2008, sekitar pukul 20.00 WIB. Di sekitar Rahmat, ditemukan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
(fiq/iy)











































