"Kita masih jaga hubungan baik, di acara ultah dan diskusi internal masih kita libatkan," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (14/7/2008).
Agung juga membantah keluarnya Prabowo sebagai tanda perpecahan di tubuh Partai Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung juga mengaku tidak bisa menahan Prabowo untuk tetap menjadi anggota Dewan Penasihat Partai Golkar. Menurutnya setiap orang memiliki pilihan masing-masing.
"Kita tidak bisa menghalangi, maupun melarang orang yang mempunyai program-program sendiri," pungkas ketua DPR RI ini.
(rdf/rdf)










































