"Sebab dia partai nasionalis jadi figur sangat diperlukan," kata pengamat politik Andrinof Chaniago kepada detikcom, Senin (14/7/2008).
Selain figur, partai baru juga harus sering memberikan janji-janji untuk mendongkrak suara. Pengamat dari Universitas Indonesia ini berpendapat, masyarakat saat ini masih memilih partai nasionalis yang sudah mapan. Kecuali, partai baru tersebut mampu meyakinkan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto mencalonkan diri sebagai capres 2009 bersama Gerindra. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Penasehat (Wanhat) DPP Partai Golkar segera mendeklarasikan diri sebagai capres. (ken/iy)











































