Menurut Anwar, rencana koalisi oposisi Pakatan Rakyat untuk mengambil alih pemerintahan federal Malaysia tetap akan berlanjut.
Anwar menegaskan, dia tidak akan membiarkan tuduhan sodomi menahan agenda besar Pakatan untuk melakukan reformasi politik, hukum, ekonomi, dan sosial.
"Perubahan hanya bisa terjadi jika pemerintah berubah. Kita melakukan semua ini demi rakyat. Ini bukan tentang Anwar," kata Anwar dalam orasinya di Kedah, seperti diberitakan The Star, Senin (14/7/2008).
Anwar pun kembali mengumumkan tekad Pakatan Rakyat untuk mengambil alih pemerintahan yang kini dikuasai koalisi Barisan Nasional pada 16 September 2008 mendatang.
Dia mengklaim, akan terjadi bencana ekonomi di Malaysia dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan mendatang karena ekonomi mengalami kemunduran seiring melonjaknya harga kebutuhan dan bahan bakar.
"Pedagang kecil akan menutup toko, usaha menengah akan merugi dan ratusan ribu orang akan kehilangan pekerjaannya," ujarnya. (fiq/ana)











































