Seperti dilaporkan kantor berita SPA yang dikutip AFP, Sabtu (12/7/2008), bayi kembar itu bernama Safa dan Marwa, nama yang mirip dengan dua bukit tempat jamaah haji melakukan Sa'i atau lari-lari kecil sebanyak 7 kali.
Safa dan Marwa dempet di bagian perut dan dada sejak dilahirkan. Keduanya memiliki satu hati dan satu sistem pencernaan.
Orang tua bayi itu membawa buah hatinya ke RS King Abdul Aziz sejak 4 April 2008 silam. Tiga bulan kemudian tim dokter berhasil memisahkan bayi mereka dengan selamat melalui operasi.
Ini merupakan sukses ke-19 kalinya bagi dokter RS yang terletak di ibukota Arab Saudi, Riyadh, itu. Kebanyakan, biaya operasi dan perawatan bayi kembar siam selama di RS ditanggung oleh keluarga kerajaan. (irw/irw)











































