Polda Sulsel Bantah Anggotanya Lakukan Pengeroyokan

Anggota TNI-Polri Berkelahi

Polda Sulsel Bantah Anggotanya Lakukan Pengeroyokan

- detikNews
Sabtu, 12 Jul 2008 20:16 WIB
Makassar - Polda Sulawesi Selatan membantah Koptu Mukijab meninggal akibat dikeroyok polisi. Kematian anggota TNI itu kemungkinan karena sakit.

Hal tersebut diungkapkan Kahumas Polda Sulsel Kombes Heri Subiansuri kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (12/6/2008).

"Tidak mungkin polisi melakukan pengeroyokan," kata Heri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heri, sekitar pukul 12.00 WIB, Mukijab terlihat marah-marah di sebuah klinik pengobatan alternatif di dekat Mapolsek Biringkaraya. Dia marah-marah kepada semua orang, termasuk kerabatnya Ruslan.

Lalu tak lama kemudian datang 2 orang anggota polisi yang juga kenalan Mukijab. Namun tiba-tiba saja, Mukijab mengamuk dan memukul Ruslan karena dianggap memanggil polisi.

Petugas polisi pun kemudian mengamankan Mukijab ke Mapolsek Biringkaraya. Namun, beberapa saat kemudian kondisi Mukijab tampak lemas. Karena mengkawatirkan, dia kemudian dilarikan ke RS TNI AD Pelamonia.

"Tapi di perjalanan korban meninggal. Kemungkinan korban meninggal karena sakit," ujar Heri. (djo/irw)


Berita Terkait