Mun'im Idris: Pelaku Sadis, Biasanya Dendam

Mutilasi Ragunan

Mun'im Idris: Pelaku Sadis, Biasanya Dendam

- detikNews
Sabtu, 12 Jul 2008 15:49 WIB
Munim Idris: Pelaku Sadis, Biasanya Dendam
Jakarta - Melihat dari kondisi korban, pelaku mutilasi di Ragunan, Jakarta Selatan, sangat sadis. Biasanya hal ini terjadi karena pelaku mempunyai dendam.

"Kalau kasusnya seperti ini, biasanya pelaku menyimpan rasa dendam. Bisa cemburu atau dendam," kata ahli forensik RSCM, dr Abdul Mun'im Idris di RSCM, Jakarta Pusat, Sabtu (12/7/2008).

Mun'im mengatakan, tidak ada bekas kekerasan seksual di tubuh lelaki berhidung mancung korban mutilasi tersebut. "Benda tajam yang dipakai bukan pisau besar, sepertinya pisau dapur," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mun'im, sebelum dipotong-potong dahi korban dipukul hingga gagar otak. Setelah itu, pipi korban disayat.

Lelaki yang belum diketahui identitasnya itu memiliki mata coklat dan hidung mancung. Tidak ada tanda khusus di tubuh korban yang telah terpotong menjadi tujuh bagian itu.

Korban mutilasi ini ditemukan di dua lokasi berbeda, tak jauh dari tepi Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan. Potongan tubuh tersebut ditemukan terbungkus tas.
(ken/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads