"Ada luka kekerasan benda tumpul dan benda tajam," kata ahli forensik RSCM, dr Abdul Mun'im Idris di RSCM, Jakarta Pusat, Sabtu (12/7/2008).
Mun'im mengatakan, sebelum dipotong-potong, dahi korban dipukul hingga gagar otak. Setelah itu, lanjut Abdul, pipi korban disayat.
"Baru setelah itu dipotong-potong. Ada luka tusukan di perut lebih dari lima kali. Mulutnya dirobek pakai senjata. Bagian penis dan zakar ada luka sayatan," katanya.
Lelaki yang belum diketahui identitasnya itu, kata Mun'im, memiliki mata coklat. Tidak ada tanda khusus di tubuh korban yang telah terpotong menjadi tujuh bagian itu.
"Kulitnya putih bersih," katanya.
Potongan tubuh korban ditemukan di dua lokasi berbeda tak jauh dari Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan. Potongan tubuh tersebut ditemukan terbungkus tas. (ken/djo)











































