Tari adalah Duta Anak Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dan Wakil Ketua Forum Anak Kabupaten Aceh Besar, NAD. Dia terpilih sebagai salah seorang penerima penghargaan Pemimpin Muda Indonesia 2008 yang diselenggarakan UNICEF dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Selain Suci, ada 2 anak lainnya yang menerima penghargaan itu.
"Pesertanya dari seluruh Indonesia. Terpilihnya aku mewakili Aceh merupakan prestasi anak Aceh secara nasional," kata Tari dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (12/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, ratusan anak-anak masih berada di rumah penampungan sementara, karena rumah permanen yang dibangun salah satu NGO belum juga selesai," jelasnya.
Tari juga akan mengungkapkan contoh kekerasan terhadap anak yang dia lihat di sekolah. Misalnya, ada guru-guru yang memberikan hukuman tidak sepantasnya baik secara fisik atau psikis.
Dia juga akan membeberkan cerita teman-temannya dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, Aceh, yang mengalami kekerasan dari orang tuanya sendiri.
"Paling menyedihkan, ada orang tua yang memperkosa anak perempuannya, memukul anak hingga luka-luka, atau menelantarkan anaknya dengan cara si bapak kawin lagi. Banyak juga anak-anak disuruh orang tuanya mengemis, atau menjadi anak jalanan dan uang yang diperoleh si anak diminta orang tua," ujarnya. (fiq/fiq)











































