Bocah bernama Agung Ismail itu berada di antara ribuan orang yang menonton kebakaran di Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (11/7/2008).
Mulanya, Agung sedang bermain-main di kolong jembatan, tidak jauh dari tempat tinggalnya di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat itu, dia melihat asap mengepul dari arah utara. Asap tebal pekat di angkasa itu membuatnya penasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan berjalan kaki, dia menyusuri jalan. Kadang berjalan pelan, dengan berlari kecil. Sebotol air terselip di kantong celananya.
Dari satu gang ke gang lainnya, Agung terus berjalan sesekali mendongak ke atas. Akhirnya, sampailah dia di lokasi asal asap itu, yaitu kawasan Tambora yang dilanda kebakaran hebat.
"Baru kali ini melihat api segede ini. Kaget. Kok bisa ya?" ujarnya takjub sembari puas karena rasa penasarannya terpenuhi.
Namun kepuasan itu tidak berlangsung lama. Agung pun sadar dia tidak tahu jalan pulang. Dengan ingus yang masih meler dari hidungnya, Agung mencolek bahu detikcom.
"Bang, bang, Tanah Abang ke arah mana?" tanya Agung dengan wajah kebingungan.
"Tadi ke sini ngikutin asap sekarang nggak bisa pulang," ujarnya memelas.
Untung saja, ada wartawan yang kebetulan searah dengan Agung. Wartawan itu pun bersedia mengantarkan Agung pulang ke rumahnya. Ada-ada saja!
(fiq/djo)











































