"Menurut saya pada pemilu mendatang kita tidak perlu lagi menggunakan dikotomi sipil-militer, jawa-non-jawa, tua-muda, dan lain-lain karena itu hanya akan membatasi peluang munculnya pemimpin yang berkualitas," kata Wiranto di Hotel Millenium, Jl Fahrudin, Jakarta, Jumat (11/07/2008).
Lebih jauh Wiranto mengatakan, memilih calon presiden dari mana pun adalah hak rakyat. Dikotomi tersebut hanya akan membatasi hak rakyat untuk memilih pemimpin yang disukai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































