"Dari laporan yang masuk, KPU menunjukkan kemalasan bekerja. Contohnya di Jatim ada sekitar 1 juta orang pemilih yang tidak didaftar, kan itu enggak benar," kata Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam jumpa pers di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Jumat (11/7/2008).
Menurut Gus Dur, kemalasan KPU bekerja harus segera dihilangkan dan diperbaiki. Bila tidak segera diperbaiki, bagaimana kelanjutan kerja KPU dalam pelaksanaan pemilihan selanjutnya, khususnya dalam penghitungan suara.
Β
"Jadi masih ada waktu satu minggu untuk melakukan perbaikan. Kalau tidak ada perbaikan dalam satu minggu ini, saya akan boikot pilkada dan tidak akan memberikan suara alias golput," tegas Gus Dur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena di daerah itu hampir 40 persen golput, kalau ditambah PKB 5 persen. Dari laporan di Jateng saja hampir 48 persen golput," ungkapnya.
Selain KPU yang dianggap malas, Bawaslu yang seharusnya menjadi panitia pengawas pilkada juga tidak bekerja optimal. Banyak laporan kecurangan yang tidak ditindaklanjuti, seperti adanya laporan pembagian uang salah satu calon yang dibiarkan begitu saja.
Ditanya lagi apakah boikot yang akan dilakukannya ini hanya di Jatim atau seluruh Indonesia? "PKB ya enggak ikut pilkada," jawabnya tanpa merinci lebih jauh.
(zal/ana)










































