Berdasarkan informasi yang detikbandung peroleh, CN 235 dan Pelita sudah disiapkan untuk menerbangkan jenazah almarhum ke Yogya untuk dimakamkan di pemakaman keluarga. Sampai sekarang pihak keluarga belum mengetahui jam berapa akan diterbangkan.
Guru besar Astronomi dan Penerbangan ITB itu meninggal setelah dirawat sejak Rabu (9/7/2008) di Rumah Sakit Boromeus, Bandung. Prof Said Jenie meninggal Jumat (11/7/2008) pukul 07.50 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekan-rekan almarhum tidak mengetahui bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit jantung. "Kalau asma dan diabetes kita mengetahuinya. Tapi kalau jantung saya tidak menyangkanya," kata Hari Muhammad. (afz/asy)










































