"Ada permintaan terakhir AS, yakni bertemu dengan istrinya dan itu sudah dipenuhi," ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung DB Nainggolan di Gedung Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (11/7/2008).
AS, menurut Nainggolan, dieksekusi di salah satu kebun yang dipenuhi oleh pohon karet dan kelapa sawit. Usai dieksekusi, jenazah AS langsung diserahkan kepada keluarganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maraknya eksekusi mati terhadap beberapa terpidana akhir-akhir ini, menurut Nainggolan agar masyarakat jera agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.
"Tentunya ini usaha untuk memberikan efek jera kepada masyarat untuk tidak melakukan tindakan yang tidak berprikemanusiaan dan agar tidak melakukannya lagi," pungkasnya. (anw/ken)











































