Namun sejumlah tempat pelacuran punya cara untuk menarik para pelanggan. Mereka menawarkan voucher bensin untuk pelanggan yang mencari kesenangan di tempat mereka.
Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Jumat (11/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pemilik Shady Lady Ranch, James Davis, cara itu terbukti ampuh menarik para pelanggan. Buktinya, dalam sepekan saja, voucher bensin senilai total US$ 1.000 telah habis diberikan ke pelanggan. Davis kini harus memesan US$ 1.000 voucher lagi.
"Ini berhasil. Kami berhasil melakukannya. Padahal Juni dan Juli biasanya bukan bulan-bulan laris," kata Davis yang mengelola rumah bordil itu bersama istrinya, Bobbi.
Dikatakan Davis, usahanya itu biasanya sepi di awal-awal musim panas. Bisnis pelacuran itu telah beroperasi selama 16 tahun.
Usaha rumah bordil merupakan praktek ilegal di sebagian besar negara bagian AS. Namun di Nevada, usaha itu legal. (ita/ana)











































