"Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia menyatakan keprihatinan yang sangat atas terus dikirimkannya perempuan Indonesia dalam ajang Miss Universe dan ajang sejenis yang merupakan bentuk eksploitasi kapitalisme global pada perempuan termasuk perempuan Indonesia," ungkap juru bicara Muslimah HTI, Febrianti Abassuni, dalam siaran pers yang diterima redaksi detikcom, Jumat (11/7/2008).
Hal tersebut menunjukkan bahwa ada upaya sistematis untuk membuat perempuan Indonesia kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang menjunjung tinggi moral yang berdasarkan nilai-nilai agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikutnya, Muslimah HTI meminta eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun dihentikan, meminta perempuan Indonesia kembali kepada kemuliaannya sebagai perempuan yang berpegang teguh pada nilai agama. (aba/aba)











































