"3 Hari sebelum meninggal, Mak Erot berpesan bahwa semua anaknya harus berkumpul," ungkap cucu Mak Erot, Haji Saefulloh, ditemui di kediamannya di Desa Pasir Baru, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/7/2008).
Mak Erot yang diperkirakan wafat di usia 110-an tahun itu dikuburkan langsung hari itu. Ribuan warga mengikuti proses pemakaman perempuan yang telah membuat ribuan pria berbahagia itu.
"Ketika sudah meninggal, banyak pejabat yang berdatangan," kata Saefulloh yang biasa dipanggil Haji Ulloh oleh warga Cisolok.
Sebelum meninggal, nenek Saefulloh itu berpesan, pelayanannya membesarkan alat vital pria harus diteruskan oleh salah satu anak cucunya. Haji Ulloh yang telah lama menjalankan jasa neneknya itu disepakati keluarga mewarisi pengobatan tradisional itu. (aba/ana)











































