"Foto itu akan diperiksa secara laboratoris di ITB. Kita tunggu hasil analisa ITB," kata Ketua BK DPR Irsyad Sudiro di ruang kerjanya Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2008).
Analisa di ITB lebih fokus pada si perempuan yang dicurigai telah mendapatkan sentuhan manipulasi olah digital. Sedangkan untuk Max Moein sejauh ini BK DPR yakin bahwa itu sepenuhnya bukan rekayasa.
Barang bukti lain yang juga akan dimintakan pemeriksaan lebih lanjut adalah SMS mesum yang konon dikirim Max pada Desi. Ahli dari Depkominfo dan Ahli Telekomunikasi Selular Indonesia yang menguji kesesuaiannya dengan trankip milik LBH Apik atau ada rekayasa seperti yang dugaan selama ini.
"Tapi ini datanya agak minim, karena rekaman di operator cuma 3 bulan sedangkan ini kejadiannya 2006. Tapi kalau SMS itu benar dari Max, artinya sebuah pengakuan," sambung anggota F-PG ini.
(lh/fay)











































