RANTF-BRR Menolak Proyek Taman Raja Aceh Disebut Fiktif

- detikNews
Kamis, 10 Jul 2008 15:53 WIB
Jakarta - Proyek Jejak Sejarah Aceh dan proyek Taman Bustanussalatin atau Taman Raja Aceh dituding sebagai proyek fiktif. Recovery Aceh-Nias Trust Fund (RANTF), Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias dan Yayasan Bustanussalatin yang terkait proyek tersebut menyanggahnya.

"Berita ini memojokkan pihak BRR dan para mitra kerjanya serta memarjinalkan pekerjaan yang sedang kami rintis bersama dengan Pemerintah Daerah Aceh dan masyarakat," kata Direktur RANTF Nazmiyah Sayuti kepada detikcom.

Nazmiyah membantah masyarakat Aceh tidak banyak tahu tentang kedua proyek tersebut. Menurut Nazmiyah, para pejabat terkait mengetahui betul proyek tersebut.

"Walikota, Wakil Walikota, Pangdam & jajarannya, Dinas Pertamanan & Kebersihan, Dinas Pendidikan, Heritage Society, 22 Geucik Banda Aceh & Aceh Besar dan segenap pejabat yang hadir pada pembukaan/peresmian kegiatan di gampong Pande tahun 2007 tahu proyek itu," tegas Nazmiyah.

Berikut klarifikasi RANTF-BRR dan Yayasan Bustanussalatin secara lengkap:

1. Klarifikasi RANTF Soal Dana Miliaran, Proyek Tak Jalan
2.RANTF Soal Taman Raja Aceh Jadi Ikon Tapi Tak Dikenal
3.Klarifikasi RANTF-BRR Soal 'Dana Rp 5 Milyar Jadi 1 Milyar' (iy/iy)