Kardus Ades tersebut diletakkan di meja Jaksa Penuntut Umum dari KPK. Lakban hitam masih merekatkan tutupnya, sehingga uang yang ada di dalam kardus tersebut tidak terlihat.
Menurut Penyidik KPK, Sugeng Basuki, yang menangkap jaksa Urip di depan rumah Artalyta di Simprug pada 2 Maret 2008, kardus itu didapatkan di mobil Toyota Kijang yang dikendarai Urip. Namun tidak ada yang berani membukanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 10.55 WIB, kardus Ades itu masih belum dibuka. Pengunjung yang hadir berharap majelis hakim akan membuka uang dalam mata uang dollar AS tersebut.
"Pengen lihat kaya apa sih uangnya. Kayanya banyak benar sampe dimasukkan ke kardus," komentar salah seorang pengunjung penasaran.
(ana/ken)











































