Demikian rencana pengiriman pasukan Satgas Kompi Polisi Militer TNI Kontingen Garuda XXV-A/UNIFIL seperti rilis yang dikirim Perwira Penerangan Satgas Kompi POM TNI Konga XXV-A Letnan Satu Khusus M Soleh melalui Puspen TNI yang diterima detikcom, Rabu (9/7/2008).
Menurut Soleh, Satgas POM TNI ini terdiri dari 1 Kompi sebanyak 75 prajurit POM TNI. Mereka dikirimkan atas kepercayaan Dewan Keamanan PBB atas keberhasilan pasukan Konga XXIII-B di Libanon.
Satgas Kompi Polisi Militer TNI dipimpin Letnan Kolonel CPM Ujang Martenis, yang membawahi terdiri dari 11 personel Mabes TNI, 30 personel POM TNI AD, 20 personel POM TNI AL, 14 personel POM TNI
AU, serta 4 personel Wanita TNI.
Soleh mengatakan, sebelum Satgas Kompi POM TNI diberangkatkan ke Libanon melaksanakan Pra Tugas selama satu bulan mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2008 di Pusdik POM Cimahi dan Cipatat, Jawa Barat. Mereka dilatih agar bisa mengatasi dan dapat mengatur lalu lintas bertaraf internasional, membantu dalam perencanaan, pengendalian dan pengamanan perpindahan Internal Displace Person (IDP), melaksanakan patroli untuk menegakkan peraturan dan disiplin, melaksanakan investigasi kejadian non kriminal dan dugaan kriminal, melaksanakan pengumpulan data investigasi/pemeriksaan.
Juga mampu melaksanakan pengawalan/Escort International, pengamanan VIP/VVIP dan teknik/prosedur pemeriksaan materiil dan personel. Pengiriman Kontingen Indonesia dalam komposisi Satgas Kompi Polisi Militer TNI adalah yang pertama kali dan merupakan wujud kepercayaan PBB terhadap Indonesia. (zal/nwk)











































