BP Migas Berharap ICW Salah Hitung

BP Migas Berharap ICW Salah Hitung

- detikNews
Rabu, 09 Jul 2008 17:25 WIB
Jakarta - ICW melaporkan adanya penyimpangan penerimaan minyak senilai Rp 194 Triliun selama periode 2000-2007. BP Migas berharap ICW salah menghitung data-data tersebut.

"Mudah-mudahan ini karena salah tulis bukan karena penyelewengan," kata Kepala BP Migas R Priyono saat menggelar jumpa pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2008).

Menurut Priyono kemungkinan ICW salah menghitung karena biasanya data-data yang didapatkan masyarakat hanya diambil dari data-data seminar saja. BP Migas pun meminta salinan laporan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya akan sangat berterima kasih. Kita minta dapat kopinya agar kita bisa menganalisa dari mana angka-angka tersebut berasal," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Haryono Umar menjelaskan, laporan ICW akan didiskusikan bersama BP Migas. Haryono mengharapkan BP Migas lebih transparan membahas laporan ICW.

"Itu tetap kita jadikan bahan dan akan kita bahas bersama," tandas pria berkumis tipis itu.

(rdf/ptr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads