Β
"Tim ini memang tidak layak. Saya tidak tahu kenapa tetap diberangkatkan," ujar Don Hasman, pendaki senior yang juga mantan penasehat tim ekspedisi Tunas Indonesia, ketika dihubungi detikcom, Rabu (9/7/2008). Don Hasman mengundurkan diri setelah menilai tim ini tidak layak untuk diberangkatkan.
Menurut Don, dirinya juga sudah menyarankan agar Pramuka memberangkatkan puluhan orang pramuka, dan dipersiapkan lebih matang. Sebabnya, jika terjadi apa-apa pramuka harus bertanggungjawab.
"Dipilih yang betul-betul bisa. Kalau tim ini, saya sudah bilang kalau memang tidak bisa. Saya pernah saran ke ibu Joedyaningsih (Sekjen Kwartir Nasional Gerakan Pemuda) supaya yang dikirim sekalian saja puluhan anak Pramuka yamg memang telah dilatih," cetus pendaki yang berusia 68 tahun ini.
Β
Don juga mengungkapkan jika Pramuka dari awal memang sangat ngotot untuk memberangkatkan tim ini. "Saya tidak tahu kenapa. Sewaktu dananya belum cair, Pramuka malah menanggulangi lebih dulu. Setelah cair, saya lihat sendiri dicairkan di Departemen Keuangan," tutur Don Hasman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saran untuk mengganti tim ini sempat disarankan oleh Dondy Rahadjo, mantan penasehat tim ekspedisi ini yang juga mengundurkan diri. "Saya jujur bilang ke mereka (tim ekpedisi) supaya mereka, kalau berangkat sebagai penggagas bukan sebagai atlit. Yang berangkat itu harusnya atlit," ucap Dondy yang akrab disapa Djadjo ini. (gun/fay)











































