Ali Masykur Musa dan Yenny Wahid langsung menemui Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary begitu tiba di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Rabu (9/7/2008). Mereka terlibat pembicaraan serius selama hampir 30 menit.
Nampaknya dicapai kesepakatan bahwa hanya Yenny Wahid yang masuk ruang undian dan Ali Masykur Musa menunggu di luar. Ini langkah terbaik, sebab Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy sudah lebih dulu di kursi yang disediakan KPU bagi pasangan Ketua Umum dan Sekjen DPP parpol lolos verifikasi faktual.
Pihak KPU di dalam surat undangannya, menyebut nama Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid untuk mengadiri pengundian nomor urut siang ini. Mereka diundang dalam kapasitas sebagai pasangan Ketua Umum dan Sekjen DPP PKB sebagaimana tercacat di Depkum HAM.
Kini keduanya telah putus kongsi. Muhaimin Iskandar menunjuk Lukman Edy sebagai sekjen DPP PKB pimpinannya, sedangkan Yenny Wahid menjadi sekjen DPP PKB yang dipimpin Ali Masykur Musa. (lh/ken)











































