Puluhan Wartawan Demo Tuntut SE Bupati Banyumas Dicabut

Puluhan Wartawan Demo Tuntut SE Bupati Banyumas Dicabut

- detikNews
Rabu, 09 Jul 2008 14:18 WIB
Banyumas - Puluhan wartawan media cetak dan elektronik yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Pers Banyumas menggelar aksi demo. Mereka menolak Surat Edaran (SE) Bupati Banyumas tentang Pelayanan Informasi ke Media.

Aksi para jurnalis ini dimulai dari pojok Alun-Alun Purwokerto menuju kantor bupati, Rabu (9/7/2008). Mereka menuntut agar SE yang ditandatangani Bupati Banyumas Mardjoko nomor 480/2676 itu dicabut.

Dalam aksi itu mereka membawa sejumlah poster. Mulut para peserta aksi juga ditutup selembar kain putih yang menggambarkan penutupan akses informasi oleh Pemkab Banyumas kepada pers.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesampai di depan pintu gerbang Kompleks Pemkab Banyumas, wartawan mulai berorasi. Saat wartawan datang, belasan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berjaga-jaga di depan pintu gerbang.

Wartawan Indosiar Nanang Anna Nurani dalam orasinya menyatakan SE tersebut jelas-jelas memberangus kebebasan pers di Banyumas. Bupati berusaha menutup akses informasi di lingkungan pemkab. Semua yang berkaitan dengan pemberitaan baik di lingkungan pemkab dan dinas harus izin atau lewat humas terlebih dulu.

"Ini sangat bertentangan dengan semangat keterbukaan yang ada saat ini. Padahal orang Banyumas itu terkenal dengan cablakan (berbicara apa adanya-red)," katanya.

Nanang meminta agar bupati segera mencabut surat tersebut. Namun bila pihak bupati tidak melakukan pencabutan, wartawan mengancam akan melakukan pemboikotan terhadap semua kegiatan di lingkungan pemkab dan Bupati Banyumas.

"Kalau bupati hendak menutup semua akses informasi di Banyumas kami malah menduga bupati takut bila ada kebobrokan akan terungkap. Kalu juga memberikan batas waktu satu minggu untuk mencabutnya. Bila tidak kami akan boikot," pungkas dia. (bgs/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini