Hal tersebut diungkapkan Direskrim Polda Bali Kombes Pol Wilmar Marpaung, di lokasi Jl Setiabudi, Kuta, Bali, Rabu (9/7/2008).
"Ini tidak terkait dengan terorisme. Kita juga belum menemukan bahan peledak di TKP," kata Wilmar.
Wimar menjelaskan, ledakan diduga kuat akibat gas yang bocor memenuhi ruangan toko Eka Jaya. Gas tersebut kemudian terkena percikan api dari pompa air yang berada di dekat tabung gas.
Keterangan lain yang dihimpun detikcom, buntut peristiwa ini polisi sudah memeriksa 16 orang saksi. Mereka semua merupakan karyawan toko Eka Jaya. Toko tersebut selama ini melayani berbagai keperluan untuk kegiatan wisata bawah air. (djo/asy)











































