Pemilihan ketua panitia angket BBM yang semula berlangsung tertutup akhirnya terbuka untuk umum. Keputusan itu diambil setelah sejumlah anggota pendukung hak angket menghujani interupsi memprotesnya.
"Berdasarkan tatib akan dipilih 1 ketua dan 4 wakil ketua," kata Ketua DPR Agung Laksono selaku pimpinan rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapat berbeda disampaikan Ketua FPKS Mahfudz Sidiq. "Kalau proporsional kami agak paranoid. Karena proporsional bagus tertulis tetapi tidak dalam pelaksanaannya. Macam PKB, PKS itu hanya jadi cheerleader saja. Padahal pendukung angket," papar Mahfudz.
Sedangkan anggota FPDIP Panda Nababan meminta agar pimpinan panitia angket dijabat oleh fraksi pengusul hak angket BBM. "Kalau angket ditangani atau dipimpin oleh yang mengusulkan bisa mengembalikan citra DPR," ujarnya.
Setelah berdebat, mayoritas fraksi akhirnya setuju untuk musyawarah.
Agung lalu memberikan kesempatan pada fraksi untuk bermusyawarah. Rapat diskor selama 15 menit. (aan/asy)











































