"Ini sengaja dijadikan masalah administrasi. KalauΒ masalahnya teknis, selalu ada solusinya. Sedangkan ini pasti persoalannya politis," ujar Djusman di Kantor Dephub Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (8/7/2008).
Kecurigan di atas ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan mengenai hasil pertemuan dengan 9 perwakilan dubes negara-negara UE semalam. Di dalam pertemuan yang digelar menjelang rapat Komisi UE pekan depan, Dephub memaparkan perbaikan faktor keselamatan yang telah dan terus ditempuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap jangan UE meributkan formulirnya sudah dilengkapi atau belum, tiba tepat waktu atau tidak, apa tintanya hitam atau merah," ujarnya dengan nada tinggi.
Dirjen Perhubungan Udara Dephub RI direncanakan hadir dalam rapat evaluasi Komisi UE yang berlangsung 9-11 Juli 2008. Terkait itu Menhub mengingatkan UE tidak memandangnya sebagai musuh sehingga terus dicari-cari kesalahannya, tapi sahabat yang harus dihargai upaya baik dan kelebihannya.
"UE harus menjadikan Dirjen Perhubungan Udara sebagai patner kerja, bukan musuh. Kalau mereka sahabat, tidak akan cari-cari kelemahan, tapi reorganisasi struktur keamanan penerbangan kita," tandasnya.
(lh/fay)











































