Pantauan detikcom, Selasa (8/7/2008), pita berwarna kuning tersebut masih membentang di pintu lift gedung BI Sulsel, Jl Sudirman, Makassar. Sebuah kertas dengan tulisan 'Sementara Tidak Bisa Digunakan' tertempel di pintu lift tersebut.
Namun menurut pengamatan detikcom, untuk lantai dua ke atas, lift tersebut tetap digunakan. Hal itu berdasarkan lampu indikator lantai lift tersebut yang tetap bekerja.
Humas BI Sulsel, Widodo Cahyono, mengaku terpukul dengan kejadian yang dialami Dzaniba. Sebab bagaimana pun juga, Dzaniba merupakan bagian dari keluarga besar BI Sulsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widodo tidak mau berspekulasi atas kasus tersebut. Yang jelas, kata dia, korban dikenal sebagai sosok yang baik dan tidak mempunyai musuh.
"Kami serahkan sepenuhnya kepada polisi. Tidak ada yang kami tutup-tutupi. Dia juga keluarga besar kami dan kami terpukul dengan kejadian ini," ujar Widodo.
Widodo membantah CCTV di kantornya tidak berfungsi. Namun diakuinya, CCTV tersebut tidak memonitor berbagai kegiatan di depan lift.
"CCTV di sini tidak secanggih gedung BI di Jakarta. CCTV di sini hanya mengawasi kegiatan seksi kas," ujar Widodo. (djo/nrl)










































