Sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (8/7/2008), Kasino bersama pengacaranya, Dorma H. Sinaga tiba Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunoyo, Jakarta. Kedatangan mereka mengejutkan wartawan yang bertugas di sana.
Kepada wartawan Kasino mengaku kedatangannya hanya berdasar pada informasi dari rekannya sesama aktifis FRM, Wahab, yang Senin kemarin dan pagi ini menjalani pemriksaan sebagai saksi. Sejauh ini dia belum menerima surat panggilan resmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena belum menerima surat pemanggilan, Kasino belum bisa memastikan dalam perkara apa polisi memerlukan keterangannya. Besar dugaannya terkait unjuk rasa yang digelar FRM pada tanggal 12, 20 dan 21 Mei 2008 di depan Istana Merdeka, Jakarta.
Pada aksi menolak kenaikan harga BBM itu dia mengaku terlibat. Dia menjadi bagian humas (12 dan 20 Mei) dan peserta unjuk rasa (21 Mei) yang berakhir dengan penangkapan belasan rekannya oleh Polisi.
Kasino yang tampak rapi dengan kemeja putih bergarisnya, juga mengaku belum lama mengenal Ferry Yuliantono. Meski sama-sama mantan aktivis '98, tapi keduanya baru berkenalan April 2008 dalam sebuah acara yang berlangsung di Wisma PKBI, Jakarta.
"Belum jelas apalah ini nanti terkait Ferry Yuliantono. Kami baru kenal April kemarin di PKBI," ujarnya. (lh/fay)











































