Jelang Pencoblosan, Ribuan Warga Belum Terdaftar

Pilkada Maluku

Jelang Pencoblosan, Ribuan Warga Belum Terdaftar

- detikNews
Selasa, 08 Jul 2008 11:05 WIB
Ambon - Pencoblosan Pilkada Maluku akan berlangsung pada Rabu 9 Juli. Namun hingga H-1 ini, ribuan warga Maluku mengaku belum terdaftar dan belum mendapat undangan untuk memberikan suara.

"Kami belum dapat undangan. Tak ada tanda-tanda akan dibagikan hingga H-1 ini. Saat Pilkada Bupati, Kami ikut pilih," ujar Hayati Mahu (42) warga desa Wailikut, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru, kepada detikcom, Selasa (8/7/2008).

Keluhan Hayati mewakili semua warga desa Wailikut, yang hingga kini belum mendapat kartu undangan. "Belum ada petugas pilkada yang mendatangi desa kami," ujar Kepala Desa Wailikut, H. Pontororeng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang sama juga disampaikan La Abdullah (45) warga dusun Hatuputi, Desa Buano Utara, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Tak berbeda dengan dua kabupaten itu, di Desa Ondor, Kecamatan Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur, pun mengalami nasib sama. "Hampir semua warga belum mendapatkan undangan coblos. Saat Pilkada Bupati kami terdaftar," ujar Kamaludin Rumasukun (27), warga desa Ondor.

Menyikapi hal ini, ketua KPUD Maluku, Idrus Tatuhey, kepada detikcom menyatakan masyarakat yang tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) tidak akan dilayani untuk menggunakan hak pilihnya. "Yang memilih adalah mereka yang terdaftar. Kami sudah beri kelonggaran waktu untuk mendaftar ulang juga," ujarnya.

Ketua KPUD ini juga mengaku, hingga H-1, dirinya sendiri belum mendapatkan kartu undangan. "Saya sendiri belum dapat undangan coblos,” katanya.

Menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak diperbolehkan. "Dilarang gunakan KTP. Sebab hal itu akan munculkan masalah," tepis Tatuhey.

Pilkada Maluku 2008 ini akan diikuti 936.519 pemilih. Mereka akan memberikan suaranya di 2.628 TPS yang tersebar di tujuh kabupaten dan dua kota di Maluku.

Pilkada Maluku ini diikuti oleh 4 pasang cagub dan cawagub. Di antara keempat nama cagub, terdapat incumbent Karel Albert Ralahalu. Karel yang juga Ketua DPD PDI P Maluku itu maju bersama Sekda Maluku, Said Assagaff. Pasangan ini disosialisasikan dengan sapaan "RASA".

Pasangan lainnya adalah Mohammad Abdullah Latuconsina dan Eduard Frans. M Abdullah Latuconsina adalah Wakil Gubernur Maluku periode 2003-2008. Pasangan ini akrab disapa "Madu".

Pasangan ketiga adalah Abdullah Tuasikal dan Septinus Hematang. Abdullah Tuasikal saat ini menjabat sebagai bupati Maluku Tengah periode 2007 - 2012, sedangkan Hematang adalah mantan Kajati Maluku. Pasangan ini dikampanyekan dengan panggilan "Tulus".

Pasangan keempat adalah Aziz Samual dan Lukas Uwuratuw. Tim sukses pasangan ini mensosialisasikan keduanya dengan sapaan "ASLI". (han/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads